El Nino – pola cuaca alam di wilayah Pasifik yang menambah panas suhu global – sudah nyata mulai.
Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional Amerika Serikat (The US National Oceanic and Atmosphereic Administration / NOAA) mengeluarkan laporan minggu ini bahwa kondisi-kondisi El Nino sudah tampak jelas di wilayah tropis Pasifik didorong oleh kenaikan tinggi suhu permukaan laut beberapa bulan terakhir.
Ilmuwan-ilmuwan iklim dan cuaca NOAA mengatakan siklus pemanasan alam itu akan semakin memperpanas bumi yang sudah sudah panas akibat polusi dari bahan bakar fosil, dan sangat besar kemungkinan akan semakin memacu cuaca ekstrim ke seluruh planet.
- WORLD’S BEST IN-EAR ACTIVE NOISE CANCELLATION — Removes up to 2x more unwanted noise than AirPods Pro 2* so you can stay…
- BREAKTHROUGH AUDIO PERFORMANCE — Experience breathtaking, three-dimensional audio with AirPods Pro 3. A new acoustic arc…
- HEART RATE SENSING — Built-in heart rate sensing lets you track your heart rate and calories burned for up to 50 differe…
El Nino kali ini akan menjadi sangat intens di akhir musim gugur dan awal musim dingin dan akan “berperingkat di antara peristiwa-peristiwa El Nino paling dahsyat sejak tercatat dalam sejarah dari tahun 1950,” demikian NOAA.
El Nino terakhir terjadi dari bulan Juni 2023 sampai April 2024, membawa gelombang panas ke Bumi yang sudah memanas. Hasilnya, tahun 2024 merupakan tahun terpanas dalam catatan. Tahun itu juga menandai tembusnya batas peningkatan suhu 1.5 derajat celcius yang ditetapkan dalam Perjanjian Paris (Paris Agreement) di mana dampak perubahan iklim di atas angka tersebut akan sangat berbahaya.
Dampak El Nino Bervariasi Tergantung Wilayah
Wilayah Asia, di mana formasi El Nino mulai, merupakan kawasan paling terkena dampak negatif. Intensifikasi panas dan kekeringan akan memberi tekanan besar pada pertanian, jaringan listrik dan ketersediaan air.

Di India, El Nino saat ini mengakibatkan kondisi sangat panas dan mengurangi curah hujan yang biasanya datang cukup besar sekitar Juni. Bila berlanjut, India dan negara-negara sub-kontinen lain bisa mengalami kekurangan bahan pangan. Situasi ini diperburuk oleh timbulnya krisis energi akibat konflik di Timur Tengah.
Sementar itu, selain panas di atas normal, Australia menghadapi ancaman kebakaran semak dan hutan akibat gelombang panas menjelang akhir tahun.
Tidak semua wilayah akan menghadapi kekeringan. Beberapa tempat di Timur Tengah dan Amerika Selatan bisa mengalami hujan deras dan banjir.
Apa Dampak El Nino pada AS?
Di Amerika Serikat, El Nino tahun ini diperkirakan akan menyebabkan badai dan hujan sangat deras di bagian Selatan. Meskipun bisa menyebabkan banjir bandang, kondisi ini akan membantu pertanian di bagian Amerika tersebut, menurut Jon Gottschalck dari Climate Prediction Center NOAA.
Daerah pegunungan Rockies Utara (Colorado, Wyoming) dan kawasan Barat Daya (Sebagian California, Arizona, Nevada) yang sedang menghadapi kekeringan akibat sangat rendahnya curah salju di musim dingin lalu, bisa mendapat curah hujan kuat selama musim panas.
- Maintains ice for three days at 90 degrees
- Recessed and angled drip-resistant spigot for easy dispensing
- Reinforced handles
Dampak paling besar El Nino di Amerika tahun ini akan terjadi di musim dingin. Wilayah Selatan bisa mendapat lebih banyak hujan sementara wilayah Barat Laut Pasifik (Oregon dan Washington) menjadi lebih panas dan kering.
Dampak El Nino tidak berhenti tahun ini. NOAA memperkirakan El Nino akan menjadikan 2027 sebagai tahun terpanas di Amerika.
Secara keseluruhan, pola cuaca akibat El Nino akan mengurangi pertumbuhan ekonomi AS, pendapat Marshall Burke, seorang ekonom Stanford University yang menganalisa dampak iklim terhadap perekonomian.
“Kita sudah punya bukti jelas bahwa ekonomi AS akan tumbuh lebih pelan pada saat suhu lebih tinggi dari normal.”
