Ditunggu banyak pengamat mobil listrik Amerika Serikat, Perusahaan mobil Ford akhirnya mengeluarkan harga, nama, dan jadwal lebih pasti untuk peluncuran truk pikap listrik generasi berikutnya.
- Up to 9x Faster Charging Speed: The Emporia electric vehicle charger provides up to 46 miles/hour charging speed via har…
- Versatile Installation Options: Preconfigured for Hardwired Install with Whip for up to 48A. Professional installation r…
- Safety, Certification, and Peace of Mind: UL listed and ENERGY STAR certified, meeting stringent standards (NEC 625, SAE…
Ford mengumumkan Kamis truk pikap listrik ukuran menengah kecil ini dinamakan “Fathom” dan akan mulai dengan harga 29.945 dolar termasuk biaya pengiriman ke tujuan. Pemesanan bisa dilakukan awal 2027 dan pengiriman akan dimulai tidak lama setelah itu.
Truk pikup ini merupakan kendaraan listrik pertama Ford yang dirancang menggunakan platform EV universal. Artinya platform ini dibuat dengan arsitektur yang bersifat fleksibel dan bisa diskalakan di mana berbagai variasi kendaraan listrik bisa dibangun di atasnya sehingga mengurangi jumlah komponen dan biaya manufaktur.
Dikembangkan di California secara rahasia oleh veteran-veteran perancang mobil eks Tesla, EV generasi baru ini dirancang supaya lebih ringan, ramping, dan lebih efisien sehingga memiliki jarak tempuh lebih jauh dibanding EV generasi sekarang tanpa biaya pembuatan yang mahal.
CEO Ford Jim Farley belum lama ini menekankan bahwa langkah memproduksi EV dengan harga terjangkau harus diambil oleh Ford karena Amerika tidak bisa selamanya menahan masuknya EV buatan Cina yang harganya lebih murah dan memiliki teknologi maju.
Sambil memulai pengembangan Phantom, Ford di akhir tahun 2025 menghentikan produksi truk pikup EV menggunakan rancangan truk pikap F-150 berukuran besar (full-sized truk), dikenal dengan nama F-150 Lightning. Keputusan tersebut dikritik oleh banyak kalangan penggemar EV karena F-150 Lightning baru berjalan 3 tahun. Pimpinan Ford mengatakan perusahaan itu mengalami kerugian milyaran dolar dengan proyek F-150 Lightning dan tidak yakin dengan masa depan produk ini untuk jangka panjang.

Nama Phantom untuk EV baru ini menyimpang dari kebiasaan Ford memberikan nama mobil dengan kombinasi huruf dan angka seperti F-150 atau menggunakan tanda strip seperti Mustang Mach-E.
Perubahan penamaan ini, ungkap general-manager Ford Kay Hart, menandai awal baru produksi kendaraaan EV ford.
“Kami ingin memberikan suatu kepribadian untuk kendaraan ini, sebuah jiwa, dan menciptakan karakter bagi pelanggan kami.”
